BERBENAH BUKAN SALING MENYALAHKAN DAN MENJATUHKAN
Diera modern sekarang ini manusia dan olahraga adalah dua hal yang tidak bisa di pisahkan ibarat pohon tanpa daun, hitam tanpa putih dls. Dengan olahraga manusia bisa hidup sehat, bugar Dls tanpa Olahraga manusia akan merasa seperti mayat hidup. Olahraga itu semacam obat penenak untuk menghilangkan rasa tidak percaya diri, rasa kejenuhan, rasa bosan.
Lewat olahraga Atlet bisa menunjukan kehebatan,keeksitensisannya di kancah nasional dan internasional baik untuk mewakili daerahnya ataupun negaranya ketika saat mengikuti ajang. para atlet itu seperti pahlawan. atlet bisa di sebut sebagai pahlawan lapangan karena perjuangannya itu di lapangan bukan dimedan peperangan seperti tuanku imam bonjo, pattimura, sultan hasanudi dls. Bung karno pernah berkata "Olahraga bukan hanya sekedar ajang permainan akan tetapi dengan Olahraga Sebuah Bangsa bisa menunjukan Kehebatannya di hadapan bangsa lain" sebut saja olahraga sepak bola misalnya, olahraga semacam ini dikuti oleh semua negara baik negara/bangsa yang mikro maupun makro yang tergabung di bawah bendera fifa yang akan mengikuti yang namanya piala dunia yang dimana fifa sebagai penyelenggara ajang ini hanya melaksanakan kompitisi ini sebanyak satu kali dalam empat tahun. akan tetapi di dunia ini banyak sekali negara-negara dan benua-benua. Disetiap benua ada puluhan negara/bangsa dan dalam satu benua memiliki masing-masing satu organisasi/lembaga yang mengurus olahraga sepakbola dalam satu benua seperti di asia ada AFC, dieropa ada UEFA Dls. Ada beberapa Negara yang selalu menelan Pil Pahit di Saat-Saat untuk menjadi juara hanya sekedar pengingat saja mungkin banyak yang lupa...seperti Di Asia ada kompitisi AFF yang hanya sebatas negara asia tenggara pesertanya. Ada nama Indonesia sebagai Pengoleksi Runnep Up Terbanyak Piala AFF baik yang di level senior maupun yang junior. selalu gagal di akhrir...Di Eropa juga ada nama Belanda ketika final dan tidak lolos fase group di piala eropa tahun 2016 bahkan mereka juga gagal di partai final piala dunia 2010 di AFSEL Di Amerika ada nama Argetina Sama dengan Negara belanda satu nasib sama-sama gagal di akhrir...Dinegara-negara tersebut tidak pernah kekurangan talenta-talenta berbakat contohnya saja dari indonesia ada nama Andi Vermansanyah, Evan Dimas dan yang lagi tenar sekarang adalah Egy Maulana.Terus di belanda Ada Nama Robben, Robin Van Persie Dls. dan di Argetina juga ada Kayak Lionel Messi, Paulo Dybala, Di Maria dls. mereka semua talenta terbaik mulai dari striker yang haus gol, bek tanggung macam tembok beton, Penyerang larinya bak binatang cheetah tapi itu tidak menjamin mereka bisa juara...dewi fortuna hanya berpihak pada saat di awal Kompitisi tidak di akhrir kompitisi....Nasib2.....Seakan-akan ini seperti Film Narnia Penyihir yang mengalahkan Singa...tapi pas di akhrir cerita Malah Singa Mengalahkan Penyihir....ngga habis pikir juga kayaknya ini bukan salah regulasi terutama yang dari negara kita indonesia yaitu PSSI sebagai intitusi yang mengelolah olahraga di bagian sepak bola tidak harus di salahkan akan tetapi ini sudah medarah daging dan sudah bukan menjadi rahasia lagi bahwa negara kita ini tidak akan bisa menjadi juara,.hukum karma, hukum alam berlaku buat indonesai diakhrir pertandingan dan meninggalkan duka untuk mereka yang menontonnya ...peminat dan talenta2 olahraga ini banyak sekali diindonesia terutama di pelosok-pelosok daerah semboyang 3T,.....Katanya harus belajar dari kesalahan mau sampai kapan belajar dari kesalahan, kalau kesalahan yang pertama aja tidak bisa di perbaiki malah nanti kesalahan kedua,ketiga dls akan menjadi beban yang harus di embang secara bersamaan akhrirnya mengakibkan trauman secara psikologis dan bisa menyebabkan gila...Nasib Baik tidak pernah berpihak padamu.


